Oleh: Naely Lutfiyani Nurfia

Mediaoposisi.com- 
Banyak kesulitan hidup yang kita rasakan saat ini, dan semestinya kita introspeksi pada diri, bisa jadi kesulitan itu adalah wujud dari peringatan Allah SWT. Faktanya, saat ini aqidah dan syariah-Nya diabaikan. Sebaliknya, hukum barat diterapkan. 



Sistem buatan manusia yang sangat jauh dari ketentuan al-Quran dan as-Sunnah. Akibatnya, berimbas pada kehidupan masyarakat yang terus menerus dirundung masalah dan kesusahan.

Salah satu contohnya, kenaikan harga BBM per 1 Juli lalu. Yang membuat masyarakat kaget ialah karna kenaikan ini diberlakukan secara “diam-diam” tanpa ada sosialisasi dahulu. Dalihnya karena yang naik adalah BBM non subsidi.

Kenaikan harga BBM itu, meski tidak semua jenis, pasti akan berimbas kepada meningkatnya berbagai macam biaya. Harga barang dan jasa akan meningkat. Yang ujung – ujungnya, beban hidup masyarakat pun akan semakin berat dan sulit.

Itu ialah bagian dari penghidupan yang sulit yang dirasakan masyarakat. Semua itu merupakan akibat negeri ini yang berpaling dari syariah Allah SWT. Negera ini malah menerapkan sistem barat, kapitalisme.

Allah berfirman:
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan manusia supaya Allah menimpakan kepada mereka sebagian akibat perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (TQS ar-Rum [30]: 41).

Maka dapat kita simpulkan, tak ada jalan keluar dari semua masalah yang ada, kecuali dengan kembali pada syariah-Nya. Dengan menerapkan syariah Islam yang menjamin kesejahteraan masyarakat karna didalamnya mengatur seluruh aspek kehidupan. Dari bidang ekonomi, moneter, politik, sosial, budaya dan aspek lainnya.

Penerapan syariah Islam secara menyeluruh ini pasti akan mewujudkan keberkahan bagi semua makhluk yang ada di muka bumi ini sebagaimana yang telah Allah SWT janjikan.[MO/sr]


Posting Komentar