Oleh : Indah Purnama 
(Mahasiswi STEI HAMFARA Yogyakarta)

Mediaoposisi.com- Kita tahu bahwa, dari dulu sampai saat ini permasalahan tentang pengangguran tidak pernah terselesaikan. sampai sekrang belum ada solusi yang benar-benar ampuh untuk memberantas pengangguran. Angka pengangguran naik dari tahun ke tahun meskipun tahun ini lebih kecil dibandingkan tahun lalu.

Menurut data BPS, jumlah angkatan kerja di bulan Februari 2018 sebanyak 133,94 juta orang atau naik 2,39 juta orang dibandingkan Februari 2017 lalu. Sebanyak 127,07 juta orang bekerja, sedangkan 6,87 juta orang menganggur dibandingkan dengan tahun lalu angka jumlah pengangguran berkurang hingga 140 ribu orang.

Namun TPT masih didominasi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 8,92 persen. "Hal ini disebabkan oleh pendidikan vokasi kita yang masih kurang," ujar Kepala BPS Suhariyanto di kantor BPS hari ini, senin 7 mei 2018 ( TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA).

Walaupun angka pengangguran tahun ini turun, tapi itu angka yang cukup tinggi dan harus segera diselesaikan oleh pemerintah, karena banyak sekali orang diluar sana membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Lapangan pekerjaan yang sulit menjadi penyebab bagi mereka yang pengangguran, disamping mereka tidak punya keahlian untuk membuat usaha sendiri yang akhirnya mereka hanya berdiam diri dan meminta minta dijalanan, apalagi bagi mereka yang hanya mengandalkan ijazah SMK untuk melamar pekerjaan, meskipun ada peluang namun sedikit sekali bagi mereka.

Tidak hanya lulusan SMK/SMA saja yang sulit mencari pekerjaan tapi mereka yang lulusan sarjana pun sulit untuk mencari pekerjaan, tak banyak dari mereka yang lulusan sarjana bekerja sesuai dengan keahlian mereka.

Jika kita lihat faktanya, tak sedikit dari mereka yang pengangguran melakukan tindakan kriminal untuk mendapatkan uang demi memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Apalagi di daerah perkotaan seperti Jakarta, sering sekali terjadi seperti pencurian, judi, dll.

Sistem yang kurang mendukung juga menjadi salah satu peyebab banyaknya pengangguran saat ini. Untuk itu dibutuhkan kebijakan yang tegas dari pemerintah bagaimana caranya memberantas pengangguran yang ada di indonesia.

Namun, bukan memberi solusi kepada masyarakat dengan menyediakan lapangan pekerjaan, tapi sebaliknya, pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan kepada tenaga kerja asing untuk bekerja di Indonesia, sedangkan rakyat Indonesia kesulitan dalam mencari pekerjaan, ini bukanlah suatu kebijakan yang benar.

Bukannya memberi solusi bagi rakyat tapi mempersulit ramemberi peluang bagi orang asing. Rakyat Indonesia semakin sengsara, rakyat asing semakin sejahtera.



Posting Komentar