Oleh : Jasli (Member Akademi Menulis Kreatif)

Mediaoposisi.com- Ketika kita berbicara dengan dunia pendidikan maka kita akan dapatkan sekolah. Dan sekolah berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar. Dan hasil belajar itu di tuangkan dalam bentuk buku yang di sebut Rapor.

Biasanya rapor ini akan diterima siswa ketika sudah mengikuti ulangan semester. Setiap selesai semester siswa akan menerima buku laporan pendidikan tersebut. Buku ini di buat oleh pihak sekolah. Di buku inilah rekam jejak siswa di tulis. Gambaran singkat bagaimana siswa itu di sekolah. Kesehariannya di sekolah seperti apa. Akan tertulis disini.

Mulai dari nilai mata pelajaran. Tuntas atau tidak. Kehadiran, sikap, kegiatan-kegiatan yang di ikuti di sekolah, termasuk layak naik kelas atau tidak. Semua jelas tertulis disini.Bila siswa tersebut aktif di sekolah, maka bisa dipastikan siswa tersebut akan aman. Nilai pasti beres. Layak naik kelas. Layak mendapat juara. Jika sebaliknya siswa tersebut pasti was-was.

Kenapa? Karena dia mengetahui bahwa dirinya  tidak aktif di sekolah. Jarang hadir, sering bolos, tugas tidak dilaksanakan. Aturan sekolah banyak dilanggarnya.Sama halnya dengan manusia. Kita juga  nanti akan menerima buku laporan terkait seluruh rekam jejak yang pernah kita lakukan di dunia yaitu buku catatan amal.

Sama dengan siswa, buku catatan amal ini, manusia akan menerimanya ketika sudah selesai waktunya di dunia. Penerimaannya di akhirat.

Bila manusia tersebut aktif. Melaksanakan tugasnya dengan baik. Tidak melanggar aturan Penciptanya. Maka bisa dipastikan ia aman. selamat. Layak lulus. Dan mendapatkan balasan berupa kenikmatan surga.Bila sebaliknya, tidak aktif, kewajiban dilalaikan. Aturan pencipta dilanggarnya. Maka bisa dipastikan ia tidak akan selamat. Tidak lulus. Layak mendapatkan balasan berupa penyiksaan. Siksa neraka.

So, sebelum penerimaan buku laporan amal itu tiba. Sebelum penyesal itu datang. Marilah kita lebih aktif lagi. Berusaha melaksanakan perintah pencipta, Allah SWt. Melaksanakan seluruh syariatnya.
Bukan hanya ketika Ramadhan saja. Tapi lebih-lebih di luar bulan ramadhan. Bukan hanya puasa, shalat, zakat haji. Tapi seluruh isi Al-Qur'an dan Sunnah Nabinya.


يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ کَآفَّةً ۖ  وَلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ  ؕ  اِنَّهٗ لَـکُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

"Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu."
[QS. Al-Baqarah: Ayat 208]

Sehingga semoga dengan itu, kita menerima buku catatan amal kita dengan tenang. Dalam  keadaan senang. Wajah berseri-seri. Selamat dan layak mendapatkan Kenikmatan surga.[MO/sr]


Posting Komentar