Oleh : Susi 
(Member Akademi Menulis Kratif)

Mediaoposisi.com-  Sudah kewajiban seorang Kepala Negara mengajarkan kepada rakyatnya untuk berada pada jalan yang benar. Maksudnya adalah, mengatur masyarakatnya baik dalam urusan politik, sosial-budaya, ekonomi, pendidikan dan yang lainnya hanya menggunakan aturan-aturan dari Allah, bukan aturan yang di adopsi.

Sehingga jika kita membandingkan dengan situasi kaum muslimin saat ini, maka sulit bagi kita untuk mengatakan bahwa kita hidup dalam masyarakat yang berpandangan hidup islam. Karena hukum yang berlaku di Negeri-negeri kaum muslimin saat ini adalah hukum-hukum yang bukan berasal dari ketentuan syar’i.

Dimana sistem pemerintahan yang di anut merupakan sistem Demokrasi dari Barat.
Artinya, kondisi saat ini sudah berada diambang batas kehancurankarena diturutinya hawa nafsu dan hanya mementingkan individu saja. Padahal sejatinya, sudah banyak rakyat yang terzholimi, banyak rakyat yang menderita, kesedihan, kelaparan, ketakutan, telah mereka rasakan tanpa adanya bantuan atau belas kasihan dari kaum muslimin yang lain.

Bahkan, rumah-rumah yang seharusnya bisa menjadi tempat perlindungan yang paling aman pun sudah tidak berlaku lagi di zaman ini.

Kepala Negara seharusnya bisa menjadi perisai atau pelindung bagi rakyatnya. Ibarat sebuah gedung, maka Kepala Negara berperan sebagai atap yang melindungi penghuninya dari terik matahari dan hujan.

Namun, perbudakan akan aturan demokrasi sistem kufur telah membuat mereka lalai akan tanggung jawab yang sesungguhnya. Hingga, rakyat yang berada dibawahpun tidak diperdulikan lagi. Pantaslah, jika dikatakan di zaman sekarang “yang kaya tambah kaya, dan yang miskin semakin menderita”.

Oleh sebab itu, semua permasalahan ummat saat ini hanyalah mengembalikan Daulah Islamiyah di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, tegaknya sebuah Daulah Islamiyah yang menerapkan hukum-hukum syari’at secara menyeluruh(kaffah) merupakan suatu perkara mendasar yang wajib di realisasikan, agar kaum muslimin dapat hidup dalam masyarakat islam yaitu masyarakat yang berpedoman pada ideologi islam.[MO/sr]


Posting Komentar