Oleh: Nasrudin Joha

Mediaoposisi.com- Pilihannya saat ini tinggal 2 (dua):
# MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU
#COPOT MENRISTEKDIKTI

Sebab, tidak ada yang bisa diharapkan dari sosok yang membanggakan kejumawaan, mendemonstrasikan keangkuhan, membanggakan kecongkakan dihadapan publik, dimana pada saat yang sama secara sadar memperhinakan Seorang Profesor yang notabene bawahannya.

Membiarkan kejumawaan, keangkuhan, kesombongan dan tirani diruang kampus, apalagi sampai memberangus daya kritis sivitas akademika, adalah tindakan cela, aib, tidak peka pada dinamika kampus dan abai terhadap masa depan pendidikan anak bangsa. Karenanya, semua harus bersuara #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI.

Pilihan yang paling logis adalah #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR, itu lebih berwibawa dan bermartabat. Jika tidak, tindakan  #COPOT MENRISTEKDIKTI menjadi pilihan terakhir, meski ini sedikit sadis, menyakitkan dan meninggalkan legacy aib bagi sejarah pendidikan.

Menanggung aib sedikit, bertindak lebih progresif, jauh lebih menguntungkan ketimbang bangsa ini mewariskan legacy kezaliman atas dalih dan logika kuasa. Tudingan Radikal hanya alasan, sebab hingga saat ini tidak jelas apa itu devinisi radikal.

Jika radikal yang dimaksud gerakan makar, mengangkat senjata untuk memisahkan diri, tentu OPM layak disebut kelompok radikal, yang menyemai bibit-bibit radikalisme. Berani Menristekdikti mempersekusi OPM ? Presiden saja ditantang mingkem, apalagi cuma Menristekdikti. Karena itu, #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI.

Jangankan berlagak sok kuasa pada bawahan, sementara Anda bertekuk lutut pada atasan, jika pada masanya ada penindakan dari Komnas HAM, memeriksa dugaan pelanggaran HAM yang telah dilaporkan, publik pasti yakin, menristekdikti bisa kencing berdiri. Karena itu #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI.

Saya tau semua menginginkan #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI. Sebab itu, semua akan memviralkan tagar #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI. Cukup, sudah cukup perburuan aktivis kampus  dengan dalih memberantas radikalisme kampus. Jadi, #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI.

Kepada Presiden, ayo tindak lanjuti tagar #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI. Saya khawatir, jika tidak direspons, akan muncul praduga publik Presiden abai terhadap aspirasi publik. Dan ini, akan sangat membahayakan elektabilitas Anda menuju 2019. Sekali lagi, segera tindak lanjuti tagar #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI.

Kedustaan saja, jika diulang-ulang akan dianggap kebenaran. Apalagi jika kebenaran terus disuarakan, mengulang dan menyentuh semua lapisan. Karenanya, ayo gelorakan tagar #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI.

Bagi Anda yang menerima artikel ini, Anda memiliki dua kewajiban. Pertama, membaca hingga tuntas. Kedua, memviralkan tagar #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI.

Anda juga memiliki dua hak, pertama hak untuk sependapat dengan pernyataan artikel ini. Kedua, hak untuk menyetujui isi artikel ini. Selanjutnya, Anda bisa berijma' dengan tagar #MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI.

Ya ya, saya sudah tahu Anda ingin mengakhiri membaca artikel ini. Makanya, ini adalah paragraf terakhir.

Sebelum berhenti membaca, saya ingatkan : 
#MENRISTEKDIKTI HARUS MUNDUR ATAU #COPOT MENRISTEKDIKTI[MO/sr]

Posting Komentar