Oleh : Rindoe Arrayah

Mediaoposisi.com- Fenomena Islamophobia mendera Indonesia. Islamophobia merupakan ketakutan dan kebencian yang tidak rasional terhadap Islam. Sebagai negeri dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, ternyata tidak menjadikan Indonesia terlepas dari Islamophobia. Keadaan tersebut bukan tanpa alasan, minimnya pengetahuan tentang Islam dan kurangnya iman membuat masyarakat apatis, takut, bahkan benci terhadap agama mereka sendiri.

Islamophobia sebenarnya sudah muncul sejak zaman penjajahan Belanda. Namun, propagandanya saat ini semakin terstruktur, sistematis, dan massif. Salah satu isu yang menjadi propagandanya adalah terorisme Islam.

Pandangan negatif tentang Islam sangat terasa di saat kaum muslimin yang membela agamanya diberi label fundamentalis.  Begitu juga dengan ormas Islam yang menyuarakan dakwah diberi stigma radikal. Tidak hanya itu saja, mereka juga disebut anti NKRI, anti Pancasila, intoleransi dan beberapa cap negatif lainnya.

Hal ini menimbulkan kecemasan dan rasa saling curiga antar umat Islam sendiri. Rentetan penangkapan terhadap tersangka maupun yang masih terduga dengan penampilan khas, seperti pria berjenggot, memakai celana cingkrang dan bergamis panjang. Sementara wanitanya bercadar dan berjubah hitam.

Islam adalah agama rahmatan lil 'alamin artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam, termasuk binatang, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia. Sebagaimana firman Allah Ta'ala dalam QS Al-Anbiya ayat 107 yang artinya, "Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam."

Islam melarang manusia berlaku sewenang-wenang terhadap makhluk Allah. Dalam hadits riwayat Al-Imam Al-Hakim, Rasulullah SAW bersabda, "Siapa saja yang sewenang-wenang membunuh burung, atau binatang lain yang lebih kecil darinya, maka Allah akan meminta pertanggung jawaban kepadanya."
Dengan binatang saja tidak boleh sewenang-wenang, apalagi dengan manusia.

Berbagai rencana dan rekayasa kaum kafir demi menghancurkan Islam tidak akan pernah berhenti. Mereka tiada lelah berusaha untuk mencerai-beraikan umat Islam.

Sudah saatnya umat Islam mengencangkan kembali tali persaudaraan agar tidak mudah untuk dihancurkan.[MO/sr]



Posting Komentar