Oleh : Andini Sulastri
(Anggota LPM Pena)

Mediaoposisi.com- Penyebab dari terjadinya kemiskinan salah satunya disebabkan karena tingkat pengangguran yang tinggi. Saat manusia tidak memiliki pekerjaan berarti tidak akan bisa memenuhi kebutuhannya. karena segala kebutuhan diperoleh dengan transaksi menggunakan alat tukar yaitu berupa uang.

Cara memperoleh uang tersebut melalui bekerja, melakukan suatu hal yang dibutuhkan seseorang lalu menerima imbalan atas pekerjaan yang dilakukan. Dalam setahun terakhir, pengangguran berkurang 140 ribu orang, sejalan dengan TPT yang turun menjadi 5,13 persen pada Februari 2018.

Dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tertinggi diantara tingkat pendidikan lain, yaitu sebesar 8,92 persen. Dari 127,07 juta orang yang bekerja,sebesar 7,64 persen masuk kategori setengah menganggur dan 23,83 persen pekerja paruh waktu. Dalam setahun terakhir, setengah penganggur dan pekerja paruh waktu naik masing-masing sebesar 0,02 persen poin dan 1,31 persen poin. (Www.wps.go.id)

Pengangguran di Indonesia berkurang dengan menambahnya lapangan kerja. Besar tingkat juga tenaga kerja mendapatkan posisi di profesi driver, dengan banyak bermunculan lapangan kerja melalui perantar e-commerce. Ada berbagai jenisnya, seperti Go-jek, Go-car, Grab, Go-food. Ada pula yang berbentuk toko oline, seperti Toko pedia, Shopie, dan lainnya. Hal ini merupakan salah satu upaya mengurangi tingkat pengangguran yang ada.

Hal ini perlu adanya perbaikkan serta gerakkan dari pihak-pihak yang bersangkutan. Memang sudah semestinya negara ini tidak stagnan yang terus menerus tidak berkembang. Sudah bertahun-tahun negara Indonesia ini di sebut dengan negara berkembang. seharusnya jika dikatakan negara berkembang, maka negara ini dapat menginjak negara maju. Karena negara Indonesia dikatakan negara berkembang sudah dari tahun-tahun belakang lamanya.

Dalam kurun waktu kurang-lebih tiga tahun ini jokowi membangun infrastruktur berupa pelabuhan, tol, bandara. Dengan berharap dapat mengurangi pengangguran serta mempermudah akses yang ada. Tetapi justru hal itu tidak tercapai sama sekali, justru mencapai data meningkat.

Bisa dibayangkan jika tiap tahunnya bertambah pengangguran dengan jumlah ribuan dari berbagai sekolah menengah atas di tiap-tiap kota. Sedangkan lapangan pekerjaan tidak dapat menampung sebanyak jumlah tersebut. Ditambah lagi pemerintah yang memperbolehkan pihak asing masuk dengan bebas dan menduduki perusahaan-perusahaan yang ada di dalam negeri.

Hal tersebut menyebabkan terhimpitnya tiap individu dalam mendapatkan kesempatan bekerja. Kurangnya kebijakan pemerintah yang tidak tegas inilah membuat perkembangan negara terhambat.

Keamanan, fasilitas, serta kesejahteraan masyarakat dari suatu negara merupakan kewajiban pemerintah yang harus di ayomi secara keseluruhan. Seharusnya pemerintah dapat mengelola semua perusahaan dan harusnya ada kebijakan terhadap perusahaan asing yang masuk ke dalam negeri.

Saat semua dapat dikelola oleh pemerintah, hal itu dapat memudahkan rakyat mendapatkan pekerjaan dan dapat menurunkan tingkat pengangguran yang terdata saat ini.

Infrastruktur yang dijalankan saat ini oleh pemerintah nyatanya tidak dapat mengurangi tingkat pengangguran itu sendiri, karena memang hal ini tidak efisien.

Jika pemerintah dapat memberikan kebijakan atas pengelolaan di dalam negara ini seperti kepemilikan saham-saham di negara ini berupa emas, minyak, dan yang lainnya, maka itu cukup untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Disisi lain pun dapat memperoleh keuntungan dari hasil yang sangat besar. Sehingga dapat melunasi hutang negara pada negara lain.

Seorang pemimpin dapat mengayomi  seluruh rakyat yang dipegangnya. Islam pun dapat memberikan solusi untuk berbagai masalah sesuai dengan kaidahnya syariat. Tidak bisa sistem Islam dicampurkan dengan sistem kapitalisme.

Begitu juga jika sistem Islam diterapkan di negara yang masih menganut sistem kapitalisme, hal ini tidak bisa disinkronkan. Seseorang yang berideologi Islam tidak akan bisa diam saja saat berada di lingkungan yang sistemnya kapitalisme, karena akan ada banyak kerusakan-kerusakan yang terjadi.[MO]






Posting Komentar