Oleh: Nur Khamidah 
(Mahasiswa Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya) 

Mediaoposisi.com- Tindakan pemerintah mencabut badan hukum HTI dengan alasan yang tak jelas (baca: tanpa menunjukkan kesalahan yang dilakukan HTI), justru membuktikan semena-menaan yang dilakukan pemerintah terhadap HTI. 

Jika pemerintah menganggap dakwah yang dilakukan HTI tak sesuai dengan pancasila, oleh karena itu harus segera dihentikan. Maka pemerintah salah kaprah, tindakan mereka justru memperjelas posisi mereka bahwa pemerintah tak pro dengan Islam dan ajarannya. 

Sebab dakwah yang selama ini dilakukan HTI adalah ajaran Islam sebagaimana diajarkan Rasulullah dan para sahabat. Diperparah tangan media sekular, ajaran Islam yang memuliakan manusia dipoles begitu rupa hingga tampak mengerikan. 

Media sekular berusaha membentuk frame negatif terhadap HTI dan ajaran Islam yang selama ini didakwahkan oleh HTI. Nampak dari berbagai lini masa yang mereka suguhkan pada masyarakat justru mengkriminalkan Islam dan ajarannya. 

Membuat frame seolah ajaran Islam yang didakwahkan HTI tak ada landasan yang kuat dalam Alquran. Menuduh ajaran Islam yang didakwahkan HTI berusaha memporak-porandakan Indonesia, hingga menuduh ajaran Islam yang didakwahkan HTI bertentangan dengan pancasila.

Termasuk dalam menunggu sidang keputusan di PTUN, media sekular terus menggoreng isu HTI organisasi terlarang dengan ajaran Islam (Khilafah) yang didakwahkannya. 

Sadar atau tidak, putusan hakim dalam sidang di PTUN justru menimbulkan efek blunder bagi kubu pemerintah sendiri.  Di satu sisi, jika hakim menolak gugatan HTI, justru akan menjadi bom waktu bagi pemerintah. HTI dan para pendukungnya tak akan berhenti berjuang untuk menyerukan ajaran Islam, sebab SK dakwah bukan dari pemerintah tapi dari Sang Pemilik Jiwa setiap manusia. 

Justru HTI dan para pendukungnya akan semakin gigih mendakwahkan Islam dengan memegang suatu keyakinan, mereka meninggal di jalan menyeru Islam atau mereka dimenangkan dalam menyeru Islam. 

Di sisi lain, jika hakim mengabulkan gugatan HTI, maka presiden buruk juga akan menimpa pemerintah. Menunculkan persepsi di masyarakat bahwa pemerintah telah melakukan tindakan sewenang-wenang dalam pembubaran organisasi masyarakat. 

Sekuat apapun pemerintah dan media sekular mengkriminalisasi Islam dan ajarannya, tak akan mampu membendung kemenangan Islam. Sebab kemenangan Islam ibarat sinar mentari di pagi hari, tak ada satu pun yang mampu menghalangi.[MO/sr} 

Posting Komentar