Spesial Redaksi| Mediaoposisi.com- Keanehan seolah tak kunjung hilang dari Indonesia, yang memiliki sejarah manis dengan kekhilafahan Turki Usmani. Kali ini ajaran Islam justru direndahkan oleh orang yang mengaku beragama Islam.

Tidak tanggung tanggung, rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Yudian yang melakukannya terhadap ajaran Khilafah. Seolah tak puas dengan pengharaman cadar, kali ini ia menyebut khilafah sebagai ancaman.

Dikutip dari netralnews.com Yudian yang dihadirkan oleh pemerintah sebagai saksi ahli , dalam sidang lanjutan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Kamis (8/3) tanpa tedeng aling aling menyebut ajaran  khilafah  adalah ancaman.

"Saya katakan usulan perbaikan itu melalui parlemen kalau berani ajukan misalnya republik diganti menjadi khilafah kalau berani, berhasil ya sudah. Tapi itu tidak mungkin, kalau itu masih dipertahankan ya itu ancaman laten," tegasnya.

Yudian juga mengamini ucapan Viktor Laiskodat bahwa khilafah adalah ancaman Indonesia. Mirisnya, Viktor yang dibela mati matian oleh NasDem tersebut  pernah dilaporkan karena ucapannya dinilai sebagai ujaran kebencian.

 “Akhir dari dakwah eks HTI untuk mendirikan daulah Islamiyah atau khilafah yang merupakan ancaman terhadap Republik Indonesia.

Ia secara konteroversial juga  beranggapan bahwa khilafah akan menghilangkan keberagaman.
“Khilafah merupakan konsep universal yang akan melakukan dehumanisasi sehingga masyarakat dihapuskan dari lokalitasnya, padahal Islam tidak begitu.” pungkasnya.

Sebelumnya, saksi ahli dari HTI menegaskan bahwa khilafah ajaran Islam.

Dikutip dari Voa-Islam.com, dalam agenda mendengarkan kesaksian Ahli, Dr. Daud Rasyid, seorang Ahli Syariah, dan Hadist, Dosen di UIN Syarif Hidayatullah hadir untuk memberi keterangannya sebagai salah satu saksi ahli.

Daud menjelaskan bahwa sistem pemerintahan Khilafah adalah ajaran Islam berdasarkan penjelasan Quran, hadis, dan ijma ulama. Khilafah juga sudah eksis sejak masa Sahabat Nabi Saw.

"Khilafah adalah ajaran Islam yang sudah dikenal sejak dulu dan hal itu sudah diketahui para ulama sejak lama dan disampaikan dalam banyak hadits", kata ahli, DR. Daud Rosyid, saat diminta keterangan di sidang PTUN Kamis (8/2)).

Daud menegaskan bukti tak terbantahkan tentang adanya Khilafah dalam sejarah kehidupan umat Islam telah diabadikan dalam kitab-kitab Tarikh yang ditulis oleh para ulama’ terdahulu hingga ulama’ mutakhir.

Kemudian, ia menyebutkan sejumlah kitab diantaranya Tarikh al-Umam wa al-Muluk karya at-Thabari dan berbagai kitab lain mewajibkan khilafah.

“Dalam rentang sejarah, selama 14 abad, tidak pernah umat Islam di seluruh dunia tidak mempunyai seorang Khalifah, dan Khilafah, kecuali setelah runtuhnya khilafah pada tanggal 3 Maret 1924 M,” katanya.[MO]

Referensi
http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2018/02/09/55993/sidang-gugatan-hti-dr-daud-rosyid-khilafah-ajaran-islam/#sthash.Hv6vSSJ1.dpbs






Posting Komentar