Spesial Redaksi| Mediaoposisi.com- Beredaar video di dunia maya ,seruan untuk menghabisi beberapa ormas seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang disuarakan oleh penceramah yang menggunakan atribut Banser NU. Tidak tanggung tanggung, seruan tersebut disambut gegap gempita puluhan massa yang menggunakan atribut ormas yang kerap memancing keributan terhadap HTI tersebut.

Berdasarkan penelurusan mediaoposisi.com , terdapat beberapa organisasi dan pihak yang sangat bernafsu membubarkan HTI.  Hal ini disinyalir karena keberanian HTI dalam mengkritisi kebijakan  yang ada.

1. NU Versi SAS

Bukan rahasia lagi bila ormas "hijau" yang kali ini dipimpin oleh Said Agil Siradj (SAS) kerap bersuara untuk membubarkan HTI. Disinyalir hal ini karena kemesraan NU dengan pemerintah, indikasi ini menguat setelah SAS kerap muncul bersama Jokowi.

Dikutip dari kompas.com, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil mendukung penuh tindakan pemerintah yang secara kontroversial membubarkan  Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Sosok kontroversial tersebut mengklaim  HTI  merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). SAS seolah alpa dengan ajaran Khilafah yang telah disepakati oleh para ulama dengan turut mengamini anggapan bahwa khilafah adalah ide yang membahayakan NKRI .

“Itu merupakan kebijakan yang sangat tepat. PBNU mengapresiasi dan mendukung apa yang dilakukan pemerintah," katanya  dikutip dari situs resmi nu.or.id, Senin (8/5/2017).



2. Banser dan GP Anshor NU

Ungkapan buah tak jatuh dari pohonnya sesuai dengna tindakan ormas “anak” NU ini. Banser NU dan tentunya GP Anshor tak ragu menyuarkaan penolakan kepada HTI. Tidak hanya menolak dan mengecam, provokasi turut dilakukan karena  ditengarai akibat enggannya Banser melakukan tabayyun dan diskusi bersama HTI.

 Dikutip dari Detik.com, Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mendukung penuh rencana pemerintah yang akan membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Gus Yaqut berdalih pemerintah sudah benar sekalipun kebijakan pembubaran HTI menuai beragam kecaman dan kontroversi dari berbagai pihak.

"Langkah pemerintah sudah benar. Kami akan dukung sepenuhnya !., ujar Gus Yaqut, Senin (8/5/2017)

Nyaris di seluruh wilayah Indonesia terjadi kericuhan antara Banser/GP Anshor dengan HTI. Rata rata dipicu oleh penghadangan Banser/GP Anshor terhadap kegiatan HTI. Aceh hingga Papua menjadi saksi sejarah nafsunya “anak” NU ini untuk menghabisi HTI. [MO]

Berlanjut di bagian 2

Posting Komentar