Jakarta|Mediaoposisi.com| Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo menjelaskan bahwa Presiden Jokowi dijadwalkan menerima Ketua BEM UI setelah menghadiri acara Dies Natalis ke-68 UI di Balairiung, Depok, Jawa Barat, Jumat (2/2).

"Sebenarnya sudah dijadwalkan Presiden menerima Ketua BEM selepas acara Dies Natalis. Karena katanya ada yang mau disampaikan BEM UI kepada Presiden," ujar Johan.

Namun, dalam acara Mata Najwa bertajuk “Kartu Kuning Jokowi”, Rabu (7/2) Ketua BEM UI , Zaadit Tawa membantah pernyataan tersebut. Ia menegaskan bahwa ia hanya dijanjikan untuk bertemu namun tidak menemukan kejelasan.

“Rektorat sebelumnya menjanjikan untuk bertemu , namun belum ada kejelasan dari pihak terkait. Tidak ada kejelasan hingga kartu kuning dikeluarkan" tegas Zaadit.

Zaadit sendiri menegaskan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan statemen negative dari berbagai pihak terhadap aksinya. Ia juga memaparkan sedang menggalang dana untuk berangkat ke Asmat.

“Kami sudah rencanakan ke Asmat sebelum kartu kuning ini” ujarnya.

Ketika Najwa Shihab menanyakan alas an Zaadit untuk tidak menggunakan pemerinta, Zaadit member pandangan unik.

“Biarlah uang pemerintah digunakan untuk memperbaiki langsung kerusakan disana” pungkas Zaadit.

Siapa berbohong ? [MO]

Posting Komentar