Gus Nur (kiri)  




Yogyakarta| Mediaoposisi.com- Maraknya penangkapan terhadap ulama mendorong ulama nyentrik, Sugi Nur Raharja atau  Gus Nur untuk bersuara. Dalam wawancara Mediaoposisi.com Sabtu(20/1) di sela waktu mengisi berbagai kajian di Yogyakarta, Gus Nur menegaskan bahwa ulama tidak akan lemah ketika berhadapan dengan penjara.

“Ulama tidak akan tumpul bila dikriminalisasi, namun kemuliannya akan memancar” tegas Nur. Ia menambahkan bahwa ulama akan tetap bersuara yang benar karena selalu dilindungi oleh Allah. Ia turut membantah bahwa ulama akan tumpul setelah dikriminalisasi oleh pihak pihak yang ia nilai anti Islam.

“Saya tidak khawatir, ulama yang ditangkap itu dekat dengan Allah maka ia tidak akan sedih” imbuhnya.

Pria yang juga mengasuh pondok pesantren tahfdiz di Gorontalo ini menilai wajar bila umat Islam marah 

“Memang sudah seharusnya kita marah melihat kondisi saat ini, rezim dan pihak pihak yang pro dengannya membuat kebijakan, lawakan serta ucapan yang menyakiti umat Islam” katanya.

Ulama asal jawa timur ini memberikan pandangan unik terkait situasi yang dihadapi oleh umat Islam Selain marah akibat berbagai kebijakan kontroversial, Gus Nur mengingatkan ada hikmah positif dibaliknya.

“Kita bisa bterterimakasih karena gesekan ini, menyebabkan  umat islam itu bersatu. Pasca AL Maidah 51, 212, dan kriminalisasi ulama,  ada hikmah yang 1000 kali lebih baik yaitu persatuan.” tegas Sugi Nur Raharja. [MO]

Posting Komentar