Yogyakarta| Mediaoposisi.com- Dai nyentrik yang tidak takut menyuarakan kritik terhadap rezim, Sugi Nur Raharja alias Gus Nur menyerukan umat Islam untuk berjihad melawan kemungkaran.

Sabtu, (20/1) Dalam agenda bertajuk Tabligh Akbar Umat Islam Bersatu di Masjid Al Ihsan Godean Yogyakarta, ia menilai saat ini umat Islam  terus dizhalimi ole penguasa  dan antek anteknya, sehingga jihad harus dilakukan.

“Berjihadlah sak mampumu (semampu kalian), Jangan diam melihat kemungkaran” tegas Gus Nur.

Gus Nur dalam kesempatan yang sama memaparkan paham paham berbahaya yang ada di Indonesia. Ia mengingatkan umat Islam untuk menjauh dari paham paham tersebut.

“Paham - paham yang berbahaya itu  sekuler, liberalisme, pluralisme,  komunis,  syiah dan rentenir” ujarnya.

Pengesahan LGBT yang akan dilakukan oleh DPR dicontohkan Gus Nur sebagai salah satu bahaya paham paham tersebut.

“Orang liberal itu membela mati matian (LGBT), bahkan DPR yang liberal juga akan mengesahkan lgbt” paparnya disambut riuh jamaah.

Lebih lanjut, dai yang mengaku pernah menekuni debus, mengecam anggapan pihak Anti Islam bahwa Islam tidak mengatur politik.

“Politik itu harus bawa agama, kencing aja harus bawa agama, masa masalah politik tidak menggunakan agama” kecamnya. 

Acara sendiri berjalan lancar dari awal dimulai pukul 20.00 hingga berakhir pukul 22.00 , tampak ratusan jamaah hadir dan antusias mengikuti acara hingga selesai [MO]


Posting Komentar