Yogyakarta|Mediaoposisi.com- Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) meskipun dibubarkan secara kontroversial oleh rezim penguasa, kiprahnya masih diapresiasi oleh umat Islam. Ulama nyentrik, Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dalam ceramahnya di Masjid Jogokariyan, Ahad (21/1) menegaskan bahwa HTI tidak bisa dilupakan meskipun telah dibubarkan, khususnya dalam ide Khilafah.

"Aku Khalifah, Dan sistem nya khilafah kalian mau apa " tantang Gus Nur. Ia menambahkan bahwa manusia ada khalifah atau wakil Allah, dan khilafah dimaknai sebagai konsep untuk menjalankan peran manusia sebagai Khailfah.

Bukan rahasia lagi bila HTI dibubarkan karena mengajarkan salah satu ajaran Islam yang terlupakan, yaitu system khilafah sebagai pemersatu umat Islam. Tidak hanya itu, konsep Islam dalam politik kenegaraan yang turut disampaikan HTI kepada masyarakat turut mengalami tuduhan negative dari berbagai pihak yang anti Islam.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Nur yang pernah mengakui bukan anggota HTI ini mengingatkan umat Islam untuk terus mendakwahkan khilafah sembari memuji aktivitas HTI dalam menyampaikan ide khilafah.

"Berterimakasihlah kepada HTI yg menyuarakan khilafah,ketika orang-orang belum bicara khilafah HTI sudah bicara khilafah" pungkasnya.

Acara yang mengundang Gus Nur ini, mengundang perhatian banyak orang. Nampak ratusan jamaah memadati kawasan Masjid Jogokariyan.


'Khilafah sendiri seringkali disalahpahami sebagai ajaran sesat , bahkan ada pihak yang mempertanyakan keabsahan ajaran Khilafah. Tak heran, terjadi upaya kriminalisasi pihak pihak yang menyuarakan khilafah. [MO]

Posting Komentar