Oleh: Bunga Erlita Rosalia

Pemerhati Parenting, Pendidikan, Kesehatan, dan Anak Anak. 


Mediaoposisi.com- Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember selalu banyak mencuri perhatian. Pada hari tersebut semua orang berlomba lomba mengekspresikan rasa sayang dan cinta kepada ibunya masing masing. Tak jarang yang mengupload ke social media seperti instagram, twitter atau facebook. Bahkan banyak event perlombaan diadakan saat momentum hari ibu ini.

Beragam ungkapan rasa cinta kepada sang ibu bisa kita amati si dunia maya. Mulai dari memberikan bunga, menggantikan tugas beliau selama sehari, membuatkan video kenangan, dan lain sebagainya.

Namun, ketika postingan di sosial media hanya sebagai ikutan trend belaka. Dan bunga pun akan layu keesokan harinya. Lalu apa sebenarnya yang bisa menunjukkan cinta kita kepada ibunda?

Bahagiakan Ibunda Dengan Mentaati Syariat

Tak ada lagi yang lebih membahagiakan dari seorang ibu selain melihat anaknya mentaati syariat islam dan menyebarkan dakwah islam di tengah tengah umat. Tak perlu uang, bunga, tabungan haji, dan segalam macam hal duniawi. Cukup melihat sang anak tercinta sholeh dan sholehah menjadi pejuang islam, itu sudah jauh dari cukup. Mempunyai keluhuran akhlaq dan berbudi luhur taat sama orang tua.

Semua letih dan kesusahan saat hamil, melahirkan, dan mendidik anak yang pernah dialami akan sirna jika melihat anaknya berjalan lurus di agama islam ini dan menjadi anak yang sholeh dan sholehah.

Tak usah posting cinta kepada ibu. Jika pakai hijab saja masih tarik sana tarik sini. Tak perlu belikan bunga beragam warna jika masih pacaran. Tak ada guna menggantikan tugas ibuk seharian jika shalat saja masih bolong, belajar islampun tak mau, berdakwah pun ogah ogahan

Maka, jadilah pejuang dan penerus generasi islam yang tangguh. Jadilah penolong agama Allah dan taati syariat Allah. Itulah bukti cinta kepada ibu yang sebenarnya.

Kenapa? Karena postingan bisa hilang, bunga bisa layu, tapi pahala jariyah dari sang anak yang mentaati syariat Allah akan mengalir kepada ibunda sampai akhir hayatnya. Yuk taati ibumu dengan taat pada syariat itulah bukti cinta yang sesungguhnya. [MO]

Posting Komentar