REZIM KEPARAT APARAT TERLAKNAT

Oleh: Nasrudin Joha

Rezim keparat memperalat aparat terlaknat,
Aparat terlaknat menunaikan titah rezim keparat,
Rezim dan aparat telah menjadi musuh bersama umat,

Rezim keparat selalu menindas umat
Rezim keparat tak pedulikan umat,
Aparat menggorok leher umat, menggiring ke sel persekusi,
Membenturkan dan menyudutkan pada bibir ketidakadilan,

Aparat keparat menjadi algojo yang mengeksekusi tanpa hati,
Menutup muka dengan topeng, mengarahkan kapak menebas setiap jeritan dan rintihan kedzaliman,
Aparat terlaknat telah melengkapi rezim keparat, untuk menyudutkan umat dan memenjara setiap seruan kebaikan,

Inilah rezim riwaibidhoh
Rezim bodoh yang mengurusi urusan umat,
Rezim tengil yang sok merakyat, padahal ia menikam dan membunuh umat,
Ini adalah rezim dimana yang bodoh diberi amanah, yang amanah dianggap khianat, pengkhianat justru memegang urusan umat, 

Rezim dongo yang tidak peduli pada penderitaan umat, rezim khianat yang mencederai kemuliaan ulama, rezim tengil yang terus mengkriminalisasi Islam dan ajarannya,

Rezim keparat ini meneguhkan diri sebagai harder terlaknat, aparat terlaknat yang kehilangan nalar dan hanya bisa berargumen "menjalankan perintah atasan"
Aparat yang buta dan tuli atas kebenaran, berjalan dan bertindak hanya untuk melindungi jabatan,

Aparat terlaknat yang tega mencederai ulama, siang dan malam menebar teror dan ancaman, melakukan patroli-patroli sosmed untuk mensterilkan kritik dan kontrol pada rezim keparat,

Aparat terlaknat yang hanya bergerak berdasarkan pesanan, nuraninya telah mati, logikanya telah hilang, aparat terlaknat yang banci memburu kaum ibu-ibu, para emak yang menyuarakan kebenaran,

Aparat terlaknat yang menutup telinga, menutup mata, menutup mulut, menutup diri dari cahaya kebenaran dari Islam. Aparat yang telah kehilangan hati, aparat yang berubah menjadi robot yang dijalankan dengan mesin,

Ya benar,
Kita sedang berada di rezim keparat dan aparat terlaknat, hanya ada satu kata LAWAN ! [MO]

Posting Komentar