Jakarta| Mediaoposisi.com- Dalam acara Indonesia Lawyers Club bertema "Perlukah Reuni 212 ?"yang disiarkan langsung, Selasa (6/12(, Eggi Sudjana, seorang aktivis Islam menilai Indonesia sudah semestinya menerapkan syariat Islam. 

"Hukum Islam diterapkan untuk mewujudkan NKRI Bersyariah" tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa tuduhan Hukum Islam akan mengancam kebhinekaan adalah tuduhan tak berdasar.

Eggi yang juga hadir dalam Reuni Alumni 212 tersebut turut menegaskan bahwa 212 adalah gerakan masyarakat yang sadar akan pentingnya berpolitik.

"212 adalah satu kesadaran politik" tegas Eggi.

 Namun, Eggi juga menepis berbagai anggapan bahwa 212 akan menuju pembentukan partai politik.

"Saya menolak dan melarang 212 dijadikan parpol yang akan masuk parlemen" imbuhnya.

ILC kali ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk sosok kontroversial yang mengaku ulama, Permadi Arya alias Ustadz Abu Janda, hingga sosok  yang banyak dinanti masyrakat, Ustadz Felix Siauw, Ust Al Khathath, Fadli Zon, Fahri Hamzah serta Rocy Gerung dan Sudjiwo Tedjo. [MO]

Posting Komentar