UNTUK BUNI YANI: SABAR DAN IKHLAS ADALAH SENJATA TERBAIK SEORANG MUSLIM


Oleh: Nasrudin Joha


Mediaoposisi.com- Pedih, marah, kesal, ingin rasanya menumpahkan amarah pada setiap inchi kedzaliman yang ditimpakan rezim kepada umat Islam. Umat Islam diposisikan sebagai musuh, tertuduh, digelari berbagai stereotip negatif, sementara penjajah asing dan aseng dilayani bak raja.

Peradilan Buni Yani, adalah bentuk lain dari kedzaliman peradilan yang dikontrol oleh kekuasaan rezim. Omong kosong Rezim ! Bicara berbusa-busa tidak akan intervensi kekuasaan, tetapi rezim mendiamkan setiap kriminalisasi pada ormas, umat, bahkan terhadap ajaran Islam.

Benar ! Rezim tidak mencekik leher umat secara langsung. Tetapi rezim mendiamkan tangan-tangan kekuasaan, memotong setiap lidah yang mengucapkan kebenaran, memengggal setiap leher-leher yang berteriak menuntut  keadilan, menghunus pedang dan menyatakan perang kepada seluruh umat Islam yang rindu kembali kepada agama-Nya.

Rezim telah dibutakan oleh gemerlapnya dunia, rezim telah menjadikan China sebagai panutannya, bukan Rasulullah SAW. Setiap jengkal tanah, telah di kapling-kapling dan diberikan kepada penjajah China. China, tidak saja merampok harta umat, tetapi juga merampok kedaulatan umat.

Semua proyek Infrastuktur diserahkan kepada China, sebagian besar konsesi penambangan di geser, dari daulat Amerika dan Eropa menuju ke pangkuan China. Rezim berbusa-busa, meneriakkan jutaan kedustaan dibalik slogan "NAWA CITA", tetapi Realitasnya penderitaan, duka cita dan nestapa yang dirasakan Umat.

Buni Yani hanya melaporkan adanya pencurian, pencurinya telah di penjara. Tapi anehnya, peradilan dzalim ini menghakimi pelapor pencurian. Jaksa mewakili rezim dzalim, menuntut pelapor pencurian.

Memang benar, di pencuri saat ini di penjara. Bukan hanya mencuri, si pencuri telah merampok harta umat. Kong kalikong sumber waras, reklamasi, bus bodol, dan masih banyak lagi. Sungguh-pun, telah di penjara namun kedaulatan negara ini ada pada pencuri, perampok, dan para penyamun.

Para penguasa yang di back up oleh cukong dari jarahan harta umat, tidak mampu menggerakkan lidahnya kecuali meneruskan redaksi kalimat yang telah didikte-kan oleh majikan. Rezim dzalim hakekatnya hanyalah keset, jongos para cukong, penindas umat dan musuh utama umat Islam.

Wahai saudaraku Buni Yani,
Anda tidak perlu berharap keadilan hukum melalui redzim dzalim ini, Anda tidak perlu memelas dan mengemis keadilan dari hukum kufur yang diterapkan oleh penguasa dzalim ini, Anda hanya perlu Bersimpuh, memelas, dan memohon kepada Allah SWT, agar melalui tangan-tangan kami, kami mampu mengkisos perbuatan dzalim rezim, mencekik leher-leher rezim, mendorong dan menumbangkannya.

Memohonlah kepada Tuhan Anda, agar kami diberi kekuatan untuk terus membongkar makar jahat rezim antek dan para tuannya, baik tuan-tuan yang berlindung dibalik bendera sosialisme China, atau mereka yang berada dibalik ideologi kapitalisme Amerika. Doakan, agar kami mampu menggorok setiap inchi legitimasi, menumpahkan darah loyalitas rezim agar putus tali legitimasinya, agar tidak ada ketaatan umat para Rezim, tidak ada sokongan umat atas kekuasaan rezim, sehingga rezim ini bisa kami jatuhkan hanya dengan dorongan jari telunjuk.

Wahai saudaraku Buni Yani,
Ketegaran Anda telah melimbungkan kedudukan rezim. Si Penista Agama telah di penjara. Jauh diluar penjara badan, si Penista agama telah terpenjara hasyat politiknya, si Penista agama hanya mampu beronani mengigau pada kursi kekuasaan. Sekali tidak, tidak akan pernah terjadi ! Haram hukumnya kaum muslimin dikuasai orang kafir !

Wahai saudaraku Buni Yani,
Ketahuilah ! Sesungguhnya, sabar dan ikhlas adalah senjata terbaik. Tidak ada kekuatan yang lebih dahsyat, yang bisa mengalahkan kesabaran dan keikhlasan.

Teladani-lah! Kesabaran Bilal bin Rabbah saat mengalami ujian keimanan. Teladani-lah !
 Kesabaran keluarga amar bin Yasir saat menjemput syahadah dengan penuh kemuliaan.

Wahai para penguasa dzalim,
Wahai tangan-tangan rezim yang masih setia melayani rezim,
Ingat !
Kami umat Islam akan mengingat setiap wajah dan tindakan yang kalian lakukan ! 
Ingat ! 
Dengan izin Allah, kami akan menimpakan kehinaan kepada Anda di dunia, dan ingatlah ! Adzab Allah yang kekal menanti Anda di akherat ! [MO/bp].

Posting Komentar