Okky Ketua BE Badan Kordinasi Lembaga Dakwah Kampus Yogyakarta (BKLDK) [Mo]


YOGYAKARTA, Media Oposisi- Ketua Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Yogyakarta Saudara Okky mengatakan kepada jurnalis mediaoposisi.com , Jumat 1/9/2017. menganai Pembantaian muslim di Rohingya sudak kelewat batas, rezim Budha di Myanmar tidak bisa dibiarkan. 

Faktanya yang  harus kita ketahui yang melakukan pembantaian muslim Rohingya adalah Orang yang Berkewarganegaraan Myanmar/Burma, dan status Agama yang dipeluknya adalah Budha. Itu hal pertama yang harus kita ketahui bersama.

"Kedua, hal yang harus kita ketahui adalah bahwa Muslim Rohingya sudah bermukim dan tinggal secara turun-temurun disana (Rakhine) lebih dulu ketimbang berdirinya Negara Myanmar/Burma. Jadi Muslim Rohingya bukan Warga ilegal.

"Hal ketiga yang harus kita mengerti dan sadari bahwa pembantaian terhadap Muslim Rohingya sudah terjadi sebelum Tahun 2012. Total korban jiwa sudah mencapai Puluhan Ribu, dan Ratusan Ribu terpaksa harus mengungsi. Ujarnya

Okky pun menambahkan:
  "Dari kasus Rohingya inilah kita fahami bahwa ketika Islam jadi Minoritas selalu ditindas, dianiaya, dan didzolimi. Hal itu terjadi karena tidak ada satu ikatan kekuatan persatuan untuk Kaum Muslim yang bisa menjaga dan melindungi harga diri, kehormatan, bahkan nyawa setiap Kaum Muslim.

Sebagai Aktivis lembaga dakwah kampus Okky juga menekankan untuk memahami ketika Islam berkuasa  dipastikan tidak akan ada perbuatan biadab seperti yang dilakukan Warga Budha dan Militer Myanmar/Burma, tidak akan ada perbuatan dzolim seperti Warga Zionis dan Militer Israel, tidak akan ada perbuatan keji seperti kelompok Syiah dan Militer Suriah. 


Umat Islam di Bantai di Rohingya
Kerena Islam adalah rahmat bagi semesta alam, tidak seperti hari ini ketika rezim-rezim yang berkuasa islam di pinggirkan serta di habisi, di usir dan di jajah negeri-negeri mereka.

Harusnya kalian takut jika merekalah yang akan berkuasa di Dunia ini, karena jika kalian bertentangan, maka kalian akan dibantai dan dihabisi. pungkasnya [mo]
.
Sadarlah wahai Saudaraku...
#saverohingya

Posting Komentar