Ulama Solo,Ust. Fadholi

Solo|Mediaoposisi- Ngototnya pemerintah untuk membubarkan HTI hingga menerbitkan Perppu Ormas menuai kecaman keras dari berbagai kalangan.

Dalam aksi yang diadakan oleh puluhan massa Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Soloraya,Jumat (11/8) pukul 13.00 di depan gedung DPRD Solo.

Ulama dari Solo,Ahmad Fadholi dalam orasinya menilai pemerintah tidak konsisten dalam mematuhi hukum yang ia buat, " Awalnya akan dibubarkan lewat pengadilan, lalu muncul Perppu, pemerintah mencla mencle" ujar Fadholi.

Ia turut menyemangati peserta, "Jangan melempem (menolaknya),Non muslim saja menuntut perppu" ujarnya dengan mengambil contoh Natalius Pigai yang menolak Perppu Ormas.

Natalius Pigai sendiri mengecam keras penerbitan Perppu Ormas karena isinya tidak selaras dengan HAM "Ini (Perppu) jelas bertentangan dengan semangat reformasi dan melanggar hak asasi manusia dalam berpendapat”, ujar Pigai saat aksi 287  Jumat (28/7)

Di akhir orasinya Fadholi, mengecam keras kriminalisasi ajara Khilafah "Khilafah diajarkan di madrasah madrasah dan telah menjiwai kaum muslim di Indonesia".

"Jangan berhenti suarakan khilafah, khilafah ajaran Islam" tutup Fadholi. [MO]


Posting Komentar