Jakarta| Mediaoposisi- Dunia hiburan Indonesia lagi lagi dihebohkan oleh penangkapan kalangan artis karena terlibat penyalahgunaan narkoba.

Tora Sudiro ditangkap bersama istrinya Mieke Amalia di daerah Ciputat, Tangerang Selatan karena terbukti menyalahgunakan psikotropika jenis dumolid. Keduanya terbukti mengonsumsi obat-obatan tersebut setelah dilakukan tes urine..

“Suami istri ini ditangkap tadi pagi jam 10.00 WIB di rumahnya di Ciputat,” jelas Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan Komisaris Vivick Tjangkung, Kamis (3/8).

Tora Sudiro (CNN Indonesia)
Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan Komisaris Vivick Tjangkung mengatakan, dumolid yang diduga dikonsumsi artis Tora Sudiro dan istri Mieke Amalia tergolong obat keras. Karena itu, obat tersebut harus melalui resep dokter.

“Tidak boleh diperjualbebaskan apalagi tanpa resep dokter. Jadi jika ada yang beli obat keras tanpa resep, melanggar UU kesehatan dan UU psikotropika,” beber Vivick dalam keterangan persnya, di Jakarta, Jumat (4/8).

Tidak aneh bila artis,termasuk Tora Sudiro mengonsumsi Narkoba,mengigat tuntutan untuk tampil maksimal dalam setiap acara,ditambah jadwal yang padat serta persaingan ketat di dunia hiburan . Namun hal ini tetap tidak bisa dibenarkan. 

Budaya kapitalistik hedon berpengaruh terhadap nekatnya artis melakukan penyalahgunaan narkoba. Bila yang dicari adalah ketenangan hidup,narkoba bukanlah jawababannya. Hal ini diakarenakan haramnya barang tersebut ,disamping dampak negatif setelah pemakaian Narkoba. [MO]

Posting Komentar