Jakarta|Mediaoposisi- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut ada lebih dari satu organisasi kemasyarakatan (ormas) yang akan dibubarkan setelah HTI.

"Ada beberapa ormas kecil-kecil," kata Tjahjo kepada wartawan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara no 7, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (10/8).

Ormas yang akan dibubarkan sepihak oleh pemerintah itu berbeda dengan HTI, namun dianggap sebagai ancaman oleh pemerintah.

Tjahjo mengungkapkan, ormas yang akan dibubarkan itu berpaham radikal dan mengancam keberlangsungan rezim Jokowi. Tjahjo sendiri enggan memaparkan definisi radikal dan bukti ancaman yang ormas tersebut lakukan.

"Lebih sifatnya lebih radikal ya. Itu saja. Tapi kan dia terdata di ormas. Nah, ini sedang ada ormas yang sekupnya, sekup provinsi. Mungkin ada yang di tingkat dua, perputarannya nasional. Tapi tidak terdata di nasional," ujarnya.

Ormas yang pemerintah anggap sebagai ancama tersebut bukanlah ormas berlandaskan agama seperi .

"Ormas pokoknya. Tidak ada kaitannya dengan masalah agama. Ormas saja," katanya.

Pasca penerbitan Perppu Ormas yang kontroversial, pemerintah berhak membubarkan ormas tanpa perlu membuktikan ancaman tersebut melalui jalur persidangan. [MO]

Posting Komentar