Jakarta| Mediaoposisi-  Perppu Ormas akan menuai korban berikutnya, setelah HTI yang dituduh anti pancasila oleh rezim Jokowi, kali ini pemerintah mengancam akan membubarkan ormas lain yang dituding anti pancasila.

Menteri Dalam Negeri Thjahjo Kumolo menyebut ada organisasi masyarakat yang dibubarkan setelah Hizbut Tahrir Indonesia. Pengumuman pembubaran ormas itu akan dilakukan secara bertahap.

"Ada (yang dibubarkan), setelah HTI," ujar Tjahjo di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara No 7, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).

Tjahjo belum menyebutkan ormas yang dimaksud, termasuk kapan pengumuman pembubaran ormas dilakukan. Pengumumannya dilakukan secara bertahap setelah pembubaran HTI.

Baca Juga : Sindir Jokowi,Fadli Zon : Diktator Bukan Wajahnya Tapi Perilakunya
"Pasti akan diumumkan, bertahap," katanya

Perppu ormas sendiri sedang diuji oleh MK.Pemerintah dinilai mengada-ada dalam menyebut kegentingan sebagai alsan untuk menerbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat.

Hal itu menjadi salah satu alasan yang disampaikan Yusril Izha Mahendra dalam sidang uji materi terhadap Perppu Ormas di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Senin (7/8).

"Dasar pembentukan perppu (harus) sesuai asas kegentingan yang memaksa sesuai dengan ketentuan undang-undang yang diatur dalam pasal 22 Ayat 1 (UUD 1945)," kata Yusril. [MO]

Posting Komentar