Jakarta|Mediaoposisi- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menganggap,mahasiswa saat ini kurang berkontribusi untuk negara. Indikatornya adalah mahasiswa tidak banyak yang membayar pajak atau minimal memiliki NPWP.

“Mahasiswa yang punya NPWP itu yang keren,” kata Sri Mulyani saat menggelar acara “Pajak Bertutur” di Kantor Pusat Pajak, Jakarta, Jumat (11/8). Ia menganggap dengan adanya  NPWP, maka mahasiswa bisa berkontribusi nyata untuk mendanai pembangunan.


Mahasiswa Di Himbau Bikin NPWP


Sekarang banyak mahasiswa yang berbisnis, dan saya dulu masih bego cuma liatin facebook dia sudah jualan, senang punya banyak duit, awas kalau kalian lulus, kalian dapat beasiswa sekolah lagi, tapi tidak bayar pajak," jelasnya.

Mantan Direktur Bank Dunia ini menyebut pajak tidak bisa dipisahkan dari kehidupan rakyat Indonesia.Bahkan pajak dianggap mampu mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

"Bayar pajak untuk menciptakan rakyat yang adil dan makmur, sehingga dia rakyat Indonesia lahir dimanapun, siapapun bayi lahir, namanya siapa, di Indonesia dia berhak mendapatkan pendidikan, kesehatan dan pelayanan dasar yang sama, sehingga visi kita yang sama soal adil dan makmur semuanya, dan untuk itu kita perlu bergotong royong," imbuhnya

Penryataan Menkeu saat ini,Sri Mulyani senada dengan pernyataan Menkeu sebelumnya, Bambang Brodjonegoro yang akan meningkatkan kepemilikian NPWP di kalangan mahasiswa.

"(Ini) karena mahasiswa adalah pihak yang sebentar lagi akan memasuki lapangan kerja. Bahkan sebagian mahasiswa sudah bekerja yang  sebenarnya sudah mengharuskan untuk jadi WP.”ujar Bambang Brodjonegoro (28/3/2016)

Gencarnya kampanye kepemilikan NPWP kepada mahasiswa ditengarai akibat Indonesia sangat bergantung kepada pajak. Dalam APBN 2017 sendiri sekitar 85 Persen lebih pemasukan negara bergantung kepada pajak.

Selain itu, penerimaan pajak hingga berita ini ditulis masih 46 Persen. Hingga akhir Juli 2017, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak mencapai Rp 601,1 triliun atau 46,8 persen dari target dalam APBN Perubahan 2017
Hal ini memaksa Menkeu memutar otak untuk mencapai target pajak yang telah ditetapkan.

"Kami akan terus mengusahakan, pada semester dua melakukan penyisiran terhadap sumber-sumber penerimaan negara," kata Sri Mulyani di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat, (11/8). [MO]

Posting Komentar