Jakarta| Mediaoposisi- Isu reshuffle yang berembus akhir-akhir ini dikritisi oleh Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak menyebut ada piha pihak kotor yang bermanuver untuk menggulingkan menteri.

"Isu reshuffle membuat sebagian pihak yang ingin menggeser atau bernafsu menjadi menteri pun rajin menebar politik kotor melalui fitnah yang mengabaikan etika." kata Dahnil,Rabu (9/8).

Dahnil juga mengecam pihak pihak yang melakukan politik kotor untuk melanggengkan kepentingan pribadinya.

Kebisingan politik Indonesia yang cenderung tidak produktif ini terang mengganggu dan menghabiskan energi positif Indonesia untuk pembangunan” tutur Dahnil.

Di sisi lain,salah satu menteri,Muhadjir Effendy mengalami kecaman dan ancaman karena kebijakan Full Day School yang diterapkan oleh pemerintah. Tak hanya itu, demonstrasi mengecam kebijakan FDS juga diwarnai teriakan “Bunuh Mentri”.

Tampak anak-anak membentangkan spanduk dan membawa bendera serta meneriakkan takbir lalu kompak bersuara "bunuh, bunuh, bunuh menterinya, bunuh menterinya sekarang juga". 

"Kita menyayangkan adanya pelibatan anak-anak dalam aksi yang meneriakkan bunuh menteri ini," kata Komisioner KPAI,Sitti, Senin (14/8). [MO]

Posting Komentar