Jakarta| Media Oposisi- Bila kita melihat hutang pemerintah pasca Jokowi berkuasa memang mengalami kenaikan. Apalagi dengan ambisi Jokowi untuk membangun Infrastruktur yang membutuhkan  dana sangat besar. Tidak tanggung-tanggung hutang negara pun langsung membengkak. Saat ini posisi hutang pemerintah RI per Juli 2017 tercatat mencapai RP 3.779,98 triliun. Satu bulan sebelumnya hutang RI hanya 3.706,52 triliun ini menunjukan sebuah angka kenaikan yang cukup besar.

Jika kita mau jujur sebenarnya negeri ini sedang kerisis terjerat dengan hutang yang menumpuk. yang belum jelas bagaimana cara membayarnya. Bahkan saat ini negara di ambang krisis kritis ibarat sakit sudah mau sekarat. Di mana Hutang menumpuk dan daya beli masyarakat menurun. 

Kondisi ini akan kian parah kedepanya, maka siap siap saja rakyat Indonesia untuk di kuasai wilayahnya sebab jaminan hutang pemerintah adalah sumber daya alam serta wilayah yang kita miliki.

Maka tak heran jika era ini menunjukan kekuasaan Kapitlisme Global kian sempurna di Indonesia. sekema jebakan negara-negara besar berhasil untuk menjebak Indonesia masuk dalam jerat dan kemudian melakukan take over untuk mengambil alih.

Hal ini bisa dipastikan untuk dibaca bahwa kedepan perebutan sumber-sumber daya kian nyata, seperti pangan, energi dan pasar akan dikuasai oleh negara-negara pemain politik global.


Perubahan mutlak untuk Indonesia diperlukan, para anak negeri harus berjuang membuat arus balik agar mampu terbebas dari belenggu penjajahan. Serta harus ada perubahan politik untuk menghancurkan para penguasa yang menjadi antek serta kepanjangan tangan para penguasa global.[Mo]


Bambang Pranoto Bayu Aji
  

Posting Komentar