Jakarta| Mediaoposisi.com- Pemerintah tak mempermasalahkan kunjungan Partai Komunis Vietnam ke Indonesia. "Itu kan biasa. Kenapa nggak tanya ke yang dulu? Makanya kan biasa, apa yang dipersoalkan?" kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi di kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (21/8).

"Seperti Indonesia dulu, ada Golkar zaman Orba (Orde Baru), kan biasa Golkar ke mana (berkunjung ke negara lain)," katanya.

Menyikapi hal tersebut, Pengamat Politik CAF, Bambang Pranoto mendesak adanya sikap waspada bagi berbagai pihak,karena  ada maksud tertentu di belakang kedatangan Partai Komunis Vietnam.

“Mereka (Partai Komunis Vietnam) datang pasti ada agendanya.”ujar Bambang ketika dihubungi Mediaoposisi.com ,Rabu (22/8).
Bambang Pranoto

Ideologi dan ekonomi adalah dua hal yang diincar ketika perwakilan suatu Negara datang ke Indonesia. “Dalam perspektif politik selalu ada dua motif jika sebuah negara atau kelompok datang ke sebuah negara yakni pertama motif politik utk menyebarkan ide dan gagasanya kedua untuk menguasai ekonomi atau SDA” ,kata Bambang

Bambang juga mempertanyakan tindakan pemerintah yang condong ke paham terlarang tersebut namun di sisi lain menganaktirikan umat Islam.

“Ini (komunis) sdh jelas anti islam padahal negara indonesia mayoritas beragama islam. Sekarangislam di pinggirkan dan komunis di beri ruang."imbuh Bambang. [MO]

Posting Komentar