Media Oposisi-Banjir kecaman sukses ditelan oleh rezim Jokowi perihal pembubaran ormas Islam,dilanjutkan dengan kedatangan petinggi Partai Komunis Vietnam lalu diiringi kerjasama erat di berbagai bidang strategis Indonesia Vietnam. Kali ini, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Jamaah Rabbani (JR) STEI Hamfara mengecam keras mesranya hubungan Indonesia dengan negara komunis tersebut.

Ketua LDK JR Dafiq menilai kebijakan pembubaran ormas merupakan tindakan yang mengada-ada

“Bagaimana bisa ormas Islam mengancam keutuhan bangsa??” ujar Dafiq,(23/8) melalui whatsapp kepada redaksi Mediaoposisi.com..

Dafiq menambahkan bahwa umat Islam memiliki sejarah panjang menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia

“Sejarah berteriak lantang, bahwa pejuang garda depan dalam mengusir penjajah adalah muslim,, 72 tahun keutuhan dan kemerdekaan bangsa juga dikawal muslim. Sehingga lancang bila ada pihak menuding ormas Islam mengancam kesatuan bangsa dan NKRI.” imbuh Dafiq

Tak hanya itu,Dafiq turut mendesak kalangan mahasiswa untuk bersama mengkritisi mesranyua hubungan Jokowi dengan Partai Komunis Vietnam (PKV).

“Sikap kita sebagai mahasiswa adalah mengecam keras sikap konyol pemerintah, bangun dari pribadi apatis, mulai berfikir dan berteriak lantang untuk sadar dan waspada!”

Mesranya hubungan ini dinilai Dafiq sebagai kegentingan yang nyata dan perlu ditindaklanjuti.

“Bangsa ini layaknya kisah "negeri di ujung tanduk", belum kering lisan resim yang menuding ormas Islam anti pancasila, kini mereka justru menjamu musuh utama pancasila.”imbuh Dafiq. [MO/]

Posting Komentar