Pertemuan Gema Pembebasan dengan Mahasiswa FPI


Jakarta| Media Oposisi- Rabu 9 Agustus 2017. Ketum PP Gema Pembebasan melakukan audiensi ke kantor DPP FPI dan bertemu dengan FMI bidang Mahasiswa FPI, dalam audiensi ini saudara Ricky Fattamazaya M disambut oleh ketum DPP FMI saudara Habib Ali Al Attas, Pertemuan ini membahas perihal Perppu No.2 Tahun 2017.

Perppu ini dianggap ketum DPP FMI sebagai tindakan rezim yang takut akan kekuatan umat Islam yang semakin bertambah karena dikhawatirkan menggangu kepentingannya, Perppu ini juga berpotensi memukul / membubarkan ormas-ormas lainnya.

Saudara Ricky Fattamazaya M, sepakat dengan pernyataan ini karena isi dari Perppu Ormas juga sangat bias, multi tafsir yang mana tergantung sudut pandang subjektifnya rezim. Dalam hal ini antara Gema Pembebasan dan FMI sepakat menolak Perppu No.2 Tahun 2017, dan berencana melakukan acara lanjutan yang dilaksanakan dalam waktu dekat.

Mengingat kondisi Negeri didera banyak masalah serta kesulitan terutama di bidang ekonomi, sosial dan moral. Seharusnya Pemerintah fokus saja pada permasalahan ekonomi bukan justru keluarkan Perppu yang justru malah membuat gaduh.

 Apalagi dengan klaim anti Pancasila yang dituduhkan pada ormas Islam tanpa diberikan pembelaan dengan keluarnya Perppu langsung diberangus dan dengan sewenang-wenang langsung dibubarkan, ini bukti rezin Jokowi respresif dan anti Islam. 

Dalam diskusi ini ada juga KH. Awit masyhuri Selaku Ketua DPP FPI Bidang Penegakan Khilafah, beliau menyampaikan perihal pentingnya memperjuangkan Khilafah dan tegaknya Khilafah itu adalah kepastian. Beliau juga menegaskan siapa pun orangnya, organisasinya pasti percaya dan merindukan tegaknya Khilafah kalau tidak, dia bukan organisasi Islam.
Diskusi diakhiri dengan saling mendoakan agar perjuangan ini segera diberi kemenangan oleh Allah SWT.[MO]

Posting Komentar