Karanganyar| Mediaoposisi- Setelah pembunuhan Sriyono,tingkah Densus 88 kembali memakan korban dari warga Muhammadiyah. Berbeda dengan Siyono yang bukan merupakan Pengurus Daerah Muhammadiyah, Kali ini Densus 88 menangkap Ahmad Romadlon Deny,anggota Majelis Tarjih Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar.

Senin (14/8) Achmad Romadlon Deny,ditangkap densus 88 dengan tuduhan teroris. Ia ditangkap pukul 18.15 setelah pulang dari Masjid At Taqwa, dukuh Segodo, Desa Karang, Kec.Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

Dari pihak Muhammadiyah,melalui Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Muhammad Syamsuri mengakui bahwa Ahmad Romadhlon Deny ditangkap oleh Densus 88. Ia sendiri heran dengan penangkapan tersebut.

“Yang bersangkutan ikut ngaji, akhirnya mau gabung. Iya sudah terdaftar, dan yang bersangkutan ikut ngisi di beberapa kajian Muhammadiyah. Isiannya juga datar-datar saja,” katanya pada Panjimas.com, Rabu (16/8/2017).

Ia menambahkan,Muhammadiyah akan memberikan pendampingan hukum untuk Ahmad.
 
Kejadian ini mengingatan kita pada tindakan Densus 88 kepada Siyono,yaitu berupa pembunuhan almarhum setelah ditangkap oleh Densus 88.

Posting Komentar