Jakarta| Media Oposisi- Menkeu menuding rakyat Indonesia enggan berusaha dan hanya bisa bergantung kepada pemerintah.
“Memang investasi di ketiga sektor itu sangat mahal. Dan hal itu sedang dirintis oleh Pemerintahan Jokowi-JK. Padahal dengan besarnya biaya itu, tidak ada impian yang tercapai dengan gratis,” ujar Menkeu di Jakarta, Rabu (26/7).

Sri Mulyani menuduh banyak rakyat yang telah bermental gratisan. Sikap seperti itu dikecam oleh Sri Mulyani.
“Tapi ternyata di republik ini ada banyak yang memiliki mental itu, semua mau gratis,” tutur Sri Mulyani.

Rakyat Indonesia bukanlah rakyat yang mampu memenuhi kebutuhannya secara mandiri. Di Indonesia,meskipun tingkat kemiskinan Indonesia dianggap berkurang oleh pemerintah, sebelumnya namun hal ini dikritisi oleh DPR karena pemerintah tega menetapkan standar kemiskinan yang tidak masuk akal, 11 ribu.

Hal ini dipandang sebagai kekejaman yang dilakukan oleh pemerintah terhadap rakyat.

Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan mempertanyakan parameter dari pemerintah, dalam hali ini BPS, dalam penentuan angka kemiskinan. 

"Apa parameternya kalau penduduk yang pendapatannya Rp 11.000 dikatakan tidak miskin," kata Heri Gunawan di Jakarta, Jumat (03/03)

Heri menambahkan, penghasilan Rp 11.000 tidak bisa digunakan untuk makan secara layak. "Beras 1 liter berapa? taruhlah makan nasi dengan garam, harga garam berapa, terus beli gas untuk masak berapa? Apa cukup dengan pendapatan Rp 11.000 itu? Belum untuk kebutuhan yang lain-lainnya,

Senada dengan Heri, Fahri Hamzah menyebut pemerintah telah berbohong dan bersikap kejam, lantaran menetapkan standar penghasilan Rp332.119 perbulan atau setara Rp11.000 perhari sebagai kategori warga tidak miskin.

“Coba bayangkan, orang berpendapatan Rp5.000 perhari sudah disebut keluar dari kemiskinan. Sekarang nasional Rp11.000 perhari atau Rp300.000 perbulan. Kalau kita mengeluarkan orang dengan penghasilan Rp300.000 perbulan dari angka kemiskinan, betapa kejamnya negara ini, kejam sekali,” kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (3/3). [MO]


Posting Komentar