Jakarta| Media Oposisi- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa PT Freeport Indonesia sudah sepakati terkait dua hal yang menjadi tanggung jawab Kementerian ESDM. Hal ini terkait pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) dan perpanjangan kontrak.

Ketua Tim Perundingan Pemerintah sekaligus Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji mengatakan  Kementerian ESDM siap memuluskan perpanjangan kontrak Freeport dengan menerbitkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).  

"Sesuai arahan Pak Menteri jadi kita keluarkan IUPK nanti sampai 2021 dan diperpanjang sekali sampai dengan 2031. Mereka sepakat," tuturnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/7/2017)

Tidak main main, Mentri ESDM sendiri akan langsung bertemu dengan CEO Freeport Mc Moran untuk membahasnya. Teguh mengaku bahwa pembahasan Freeport akan dilakukan juga oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam lawatannya ke Amerika Serikat di minggu ini.

"Dia (Jonan) sekaligus mau ke Chevron sama ke Exxon. Nanti mungkin berangkatnya besok. Jadi hasil pertemuan terakhir kemarin kita bahas (dengan Freeport) adalah poin-poin untuk persiapan nanti kalau antisipasi Pak Menteri bicara dengan Pak Richard Adkerson (CEO Freeport McMoran) di Houston," tukasnya.


Sumber : okezone.com

Posting Komentar