APMI-TARA) diterima audiensi dengan DPRD Kota Tangerang, kamis (20/7).Menolak Perpu Ormas




Tanggerang| Media Oposisi-Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Indonesia Tangerang Raya (APMI-TARA) diterima audiensi dengan DPRD Kota Tangerang, kamis (20/7).

Delegasi yang dipimpin oleh Muhammad Kholiq (Koordinator APMI-TARA) beserta Nicko Pandawa (UIN Syarif Hidayatullah), Abdul Akbar (BKLDK Tangerang Raya), serta Agung Wahyudi (STTM Muhammadiyah Kab. Tangerang) menyampaikan tuntutannya kepada Pimpinan DPRD Kota Tangerang yang diwakili oleh Agus Setiawan selaku Ketua Komisi I dari Fraksi PDIP serta Ponco Prayogo, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra.

"APMI-TARA mengutuk keras pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dengan landasan Perppu nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang merupakan kediktatoran konstitusional karena pemerintah secara sepihak mencabut status badan hukum ormas tanpa didahului proses pemeriksaan di pengadilan", ungkap Kholiq.





Abdul Akbar kemudian menambahkan bahwa dalam PERPPU 2/2017 ini juga sangat berbahaya, di antaranya terdapat pasal karet seperti larangan melakukan tindakan permusuhan terhadap SARA serta menyebarkan paham-paham lain yang bertentangan dengan pancasila dan UUD '45. "Ini bisa dimaknai sepihak untuk menindas pihak lain", tandasnya.

Sementara itu Ponco Prayogo, Wakil Ketua DPRD Tangerang menanggapi bahwa PERPPU itu tidak tepat, ini merupakan sasaran antara, serta pembungkaman gaya baru terhadap ormas.

"Saya sangat tidak setuju dengan PERPPU (Ormas) itu, ini bertentangan dengan Undang-Undang. Harusnya Ormas itu dibina, bukan dibinasakan", jelasnya.

Senada dengan Ponco, Ketua Komisi I Agus Setiawan pun menilai tidak ada kegentingan yang memaksa. Bahkan terkait HTI secara pribadi ia menilai tak ada kegentingan yang ditimbulkan dari HTI.






Oleh karena itu, pihaknya berjanji akan meneruskan aspirasi dari APMI-TARA ke DPR-RI supaya bisa diambil tindakan (pencabutan) dari PERPPU itu. "Kami di sini hanya bisa menampung aspirasi dari teman-teman, selanjutnya akan kami teruskan. karena DPR-RI yang bisa ambil peran", ungkap politisi PDIP ini.

Agus juga sangat senang dengan mahasiswa dan pemuda yang kritis, peduli, yang tak hanya mementingkan kuliah, namun juga kondisi bangsa ini.[Mo/dt]

 Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1943348715880121&id=1672741016274227

Posting Komentar