Masjid Al-Aqsha


Palestina| Media Oposisi- Imam Masjid Al-Aqsha, Shekh Ikrima Sabri terluka karena tembakan  polisi Israel usai shalat di luar gerbang Masjid Al-Aqsha pada Selasa (18/7) malam.
Anggota Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, Imam Masjid Al-Aqsha baru saja selesai memimpin shalat Isya ketika polisi Israel berusaha untuk membubarkan warga yang beribadah dengan paksa. Peristiwa ini menyebabkan banyak korban luka, beberapa di antaranya dikatakan mengalami luka serius.

Sabri dibawa ke Rumah Sakit Al Maqassid di Yerusalem Timur dan kondisinya belum diketahui. Penembakan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Rafaat al-Herbawi (30) tewas dalam demonstrasi di Masjid Al-Aqsha

Menteri Agama Turki Mehmet Gormez mengecam keras serangan polisi Israel terhadap Imam Masjid Al-Aqsha tersebut melalui Twitter-nya seperti dilansir Anadolu, Rabu, (19/7). 

"Saya percaya bahwa mereka tidak akan membiarkan Al-Aqsha memiliki takdir yang sama dengan Masjid Al-Khalil," kicaunya merujuk pembantaian tahun 1994 di tempat suci yang juga dikenal dengan nama Masjid Ibrahim itu di Hebron. Saat itu 30  Muslim dibunuh oleh seorang teroris Yahudi kelahiran AS.

Pemerintah Indonesia sendiri yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI )sama sekali bungkam dan belum memberikan pernyataan terhadap situasi ini.[MO]

sumber: berbagai sumber

Posting Komentar