Tentara Israel dan Warga Palestina


Internasional|Media Oposisi- Kawasan suci 3 agama kembali ternodai. Dikabarkan dari akun twitter Aljazeera, hingga Jumat (21/7) waktu setempat terdapat lebih dari 140 penduduk Palestina luka luka akibat bentrok di luar Masjid Al Aqsha. Insiden ini terjadi menyusul penembakan imam besar Masjid al-Aqsa, Sheikh Ikrima Sabri.

Bentrokan antara warga Palestina dan pasukan rezim Israel di luar masjid al-Aqsa terus terjadi dalam enam hari terakhir, seiring otoritas Israel menolak seruan untuk mencabut detektor logam yang dipasang belum lama ini di pintu masuk masjid tersebut. Para jemaah dan demonstran Palestina terus menggelar aksi protes untuk menentang pemasangan detektor logam itu.

Otoritas Israel memasang detektor logam di depan Masjid al-Aqsa sejak 14 Juli setelah tiga pria Palestina menembak mati dua tentara Israel.

Pemasangan detektor logam tersebut telah memicu kemarahan umat Islam Palestina. Umat Islam yang dikomandoi oleh Hamas telah menyerukan adanya aksi demo besar-besaran pada hari Jumat ini.

"Biarlah Jumat menjadi titik balik dalam perjuangan membela al-Quds (Yerusalem timur) dan al-Aqsa," ujar pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada Kamis (20/7) waktu setempat. [MO]

Sumber : berbagai sumber

Posting Komentar