Jakarta| Media Oposisi- Presiden Joko Widodo mengincar  dana haji yang tersimpan di pemerintah bisa disalurkan untuk pembangunan infrastruktur. Jokowi menekankan bahwa pengelolaan dana haji sejumlah 90 T harus memberikan keuntungan,salah satunya di bidang infrastruktur.

"Jadi, bagaimana uang yang ada, dana yang ada ini, bisa dikelola, diinvestasikan ke tempat-tempat yang memberikan keuntungan yang baik," kata Jokowi. Harapan ini diucapkan oleh Jokowi setelah melantik Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Badan Pelaksana Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Disisi lain, keinginan Jokowi ini mengebiri peringatan dari beberapa kalangan. Sebelumnya, mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais menegur jokowi untuk tidak menggunakan dana haji untuk infrastruktur. 

"Dana haji jangan diserobot untuk infrastruktur. Dana haji itu Rp 93 triliun oleh bung Jokowi dipakai untuk infrastruktur. Ini dana keumatan, ini dana keagamaan sehingga tolong dihentikan," tutur Amien Rais, Sabtu (20/5)

Senada dengan Amie Rais,Majelis Ulama Indonesia (MUI) melarang pemerintah untuk untuk menggunakan dana haji untuk keperluan lain.

"Karena itu murni uang umat yang tidak boleh dipindahtangankan atau dimanfaatkan untuk kepentingan lain," kata Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi pada Selasa (14/3). [MO]

Posting Komentar